Sikap yang Baik dalam Menghadapi Pandemi COVID-19

Advertisement

Ilustrasi. (getroman.com)

Syahida.com – Dunia dilanda wabah COVID-19 sejak awal tahun 2020. Penyakit yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini diduga berawal dari Wuhan, sebuah kota di Provinsi Hubei, Cina, pada akhir tahun 2019. Sehingga pada saat itu virusnya sempat disebut sebagai 2019-nCoV. 2019 sebagai tahunnya, n adalah novel atau baru, Co adalah Corona, dan V adalah Virus. Virus ini merupakan bagian dari keluarga coronavirus.

Hingga kini, jumlah orang yang terinfeksi dan jumlah korban jiwa semakin banyak. Walau pun demikian, jumlah yang dinyatakan sembuh juga banyak.

Indonesia termasuk salah satu negara yang terkena wabah COVID-19 ini. Lalu bagaimana kita menyikapi hal tersebut?

Dalam hal ini, ada kutipan terkenal dari Ibnu Sina. Kutipan dari tokoh yang dikenal sebagai Bapak Kedokteran Modern ini aslinya adalah sebagai berikut:

“الوهم نصف الداء، والاطمئنان نصف الدواء، والصبر أول خطوات الشفاء.”

Artinya: “ilusi adalah separuh penyakit, ketenangan adalah separuh obat, dan kesabaran adalah langkah pertama untuk penyembuhan”. (Ibnu Sina)

Ibnu Sina terkenal di seluruh dunia, termasuk di dunia barat. Kadang orang Barat mengenalnya sebagai Avicena. Kutipan di atas pun juga terkenal di barat dengan terjemahan: “Illusion is half sickness, calmness is half the cure, and patience is the first step of healing

Kutipan dari Ibnu Sina tersebut cocok untuk kita ambil sebagai sikap yang baik dan moderat dalam menghadapi pandemi COVID-19. Ringkasnya, dalam menghadapi pandemi ini:



  1. jika belum tertular penyakitnya maka hindari ilusi, baik ilusi bahwa wabah ini situasi yang aman dan baik-baik saja dan juga ilusi bahwa wabah ini super duper ekstrem. Jadi jangan permisif tapi juga jangan panik.
  2. jika tertular, maka sikap tenang adalah 50% obatnya
  3. jika dalam perawatan, maka sikap sabar adalah langkah pertama untuk penyembuhan.

Yang nomor 1 merupakan tindakan preventif (pencegahan), sedangkan nomor 2 dan 3 merupakan tindakan kuratif (penyembuhan). Semoga bermanfaat. (syahida.com/hdn).

Advertisement
admin

Disqus Comments Loading...
Share
Kontributor:
admin

Recent Posts

Perhatian Rasulullah SAW Terhadap Tanda-Tanda Hari Kiamat (Bagian ke-1)

Tanda-tanda hari Kiamat termasuk salah satu topik yang mendapat perhatian besar dari Rasulullah SAW dalam…

2 tahun yang lalu

Perhatian Al-Quran Terhadap Tanda-Tanda Hari Kiamat

Adapun tanda-tanda peristiwa yang membicarakan dekatnya hari Kiamat, maka ayat-ayat tersebut terkesan membicarakan secara sekilas.…

2 tahun yang lalu

Pandemik, COVID-19, Babi, dan Akhir Zaman

Mengapa Nabi Isa - sebagai bagian dari umat Nabi Muhammad - malah justru membunuh babi…

2 tahun yang lalu

Antara Samiri dan COVID-19

Sejak mewabahnya COVID-19, kini hampir sebagian besar penduduk bumi dilarang untuk saling bersentuhan, harus menjaga…

2 tahun yang lalu

Antara Doa Nabi Ibrahim AS, Doa Nabi Muhammad SAW, Wabah COVID-19, dan Dajjal

Sejak awal tahun 2020 ini, seluruh dunia dilanda wabah penyakit COVID-19 yang disebabkan virus SARS-CoV-2…

2 tahun yang lalu

Ciri-ciri Orang Yang Mendapatkan Cahaya Allah

Tanpa cahaya wahyu, manusia hanya tinggal bentuknya manusia, tapi isinya binatang. Semua fasilitas jasmani yang…

3 tahun yang lalu
Advertisement

This website uses cookies.