Wajah Menghitam Akibat Melihat Perempuan

ilustrasi. (designnotoself.blogspot.com)

ilustrasi. (designnotoself.blogspot.com)

Syahida.com – Suatu ketika Abu ‘Umar bin ‘Ulwan keluar rumah untuk suatu keperluan. Di jalan ia melihat jenazah. Ia pun mengiringinya untuk turut serta mensholatinya hingga selesai dimakamkan.

Tanpa sengaja matanya melihat sosok perempuan yang tidak menutup aurat. Ia melihatnya sekilas, namun lalu memalingkan pandangan, beristghfar kepada Allah Ta’ala dan pulang ke rumah.

“Tuan, mengapa wajahmu tampak hitam?” tanya seorang perempuan tua pada Abu ‘Umar.

Abu ‘Umar mengambil cermin dan berkaca. Ternyata wajahnya benar-benar hitam.

“Dari mana datangnya musibah besar ini?” tanyanya pada dirinya.

Ia lantas teringat pandangan sebelumnya. Ia menyendiri di suatu tempat untuk beristighfar kepada Allah Ta’ala dan meminta ampun kepadanya selama empat puluh hari. Kemudian terlintas di hatinya untuk bertemu gurunya, Junaid.

Ia pun pergi ke Baghdad. Ketika tiba di depan kamarnya, Abu ‘Umar mengetuk pintu. “Masuk, wahai Abu ‘Umar! Engkau berbuat dosa di Rahbah*) namun meminta ampun di Baghdad?!” seru Junaid.**) . (anw)

————-



*)Nama suatu kawasan di Kufah dan nama suatu tempat di Baghdad

**) Diriwayatkan dari Al Imam al-‘Alim Abul Yaman Zaid bin Hasan al Kindi dari ‘Abdurrahman bin Muammad Al-Qazzaz dari Ahmad bin ‘Ali bin Tsabit dari Muhammad bin Hasan as-Sahili dari ‘Ammar bin ‘Abdullah ash-Shufi dari Muhammad bin Hammad ar-Rahbi dari Abu ‘Amr bin ‘Ulwan.

Sumber : Kitab At-Tawwabin, Menuju Surga-Mu

Share this post

PinIt
scroll to top