Ustadz Arifin Ilham: Jangan Main-Main dengan Poligami, Kalau tidak Mampu Lebih Baik Bersabar dan Berbahagia dengan Cukup Satu Istri

Ustadz Arifin Ilham dengan kedua istrinya. (fb.com/kh.muhammad.arifin.ilham)

Ustadz Arifin Ilham dengan kedua istrinya. (fb.com/kh.muhammad.arifin.ilham)

syahida.com – Ustadz Arifin Ilham yang kondang dengan jamaah dzikirnya berujar agar kita jangan main-main dengan poligami. Seruan tersebut dilontarkan oleh Arifin Ilham dalam akun Facebooknya, Jum’at lalu (13/11/2015).

“Duhai sahabatku yang kucintai karena Allah, jangan main-main dengan poligami! Poligami syariat Allah, yang dicontohkan Rasulullah, izin dan ridho orang tua, suami imam teladan lebih dahulu”, begitu seruan ustadz yang telah berpoligami beristri 2 ini.

“Persiapan ilmu terutama kewajiban dalam berpoligami, jangan melangkah tanpa kesiapan istri pertama. Pahamkan pada keluarga terutama anak-anak. Sabar prosesnya”, tambah Arifin Ilham yang memiliki Fans 4,7 juta di akun Facebooknya.

Lebih lanjut Arifin ilham mengungkapkan bahwa perlu dilakukan istikharah agar iman lebih dominan dari nafsu, dan jangan sembunyi-sembunyi dengan banyak dusta. Nikah itu syiar Islam.

Selengkapnya, Ustadz Arifin Ilham berujar, “Jalan lahir memperbanyak generasi umat Rasulullah. Sejuta hikmah tetapi besar pula mudharatnya bagi yang belum paham. Nikah bukan harga yang bisa dibagi-bagi, tetapi nilai justru bertambah cinta sayangnya. Resmi taat hukum negara sehingga statusnya jelas terhormat. Membutuhkan kekuatan fisik dan harta.

Adil tegak karena kerelaan, kesepakatan, dan proporsional. Jangan terlalu condong pada pertama apalagi yang kedua. Mengaku sayang istri tetapi berzina itu penghianat sejati. Istri pertama “The Historical Queen” ratu yang penuh kenangan. Kenalkan, persaudarakan keduanya hingga saling sayang. Selesaikan masalah dengan sabar, lembut, bijak dan nasehat guru.

Jangan menyakiti, sayangi keduanya sebagai amanah Allah. Pilarnya: ketaqwaan, tahajjud, doa, cinta dan keteladanan. Ajak dan ingatkan diri dan kedua istri dahsyatnya akhirat. Jadikanlah rumah tangga sebagai mushalla, madrasah dan surga. Kalaupun cerai karena terpaksa, darurat, dan itupun dengan cara terbaik”.

Ustadz Arifin Ilham menutup seruannya tersebut dengan kalimat, “So jangan main-main dengan hukum Allah, kalau tidak mampu lebih baik bersabar dan berbahagia dengan cukup satu istri!”.

Saat ini istri kedua Ustadz Arifin Ilham sedang hamil dan insya Allah akan menjadi anak yang ketujuh. (syahida.com/hdn)

Advertisements
scroll to top