Kisah : Buah Cinta si Tukang Jagal

love3

Ilustrasi (learninghabbit.wordpress.com)

Syahida.com – Ada seorang tukang jagal mencintai budak perempuan tetangganya. Suatu hari majikan budak perempuan itu menyuruhnya pergi ke desa lain untuk suatu keperluan. Si tukang jagal membuntutinya dan merayunya agar mau melakukan hubungan suami istri. Namun si budak menolaknya. “Jangan lakukan, sungguh cintaku kepadamu melebihi cintamu kepadaku, tetapi aku takut kepada Allah.”

Tukang jagal heran. “Kamu takut kepada-Nya dan aku tidak?!” Ia lalu pulang dengan bertaubat, di tengah jalan ia kehausan hingga kerongkongannya hampir patah.

Tiba-tiba salah seorang sholeh melintas.

“Apa yang terjadi denganmu?” tanya si orang sholeh.

“Aku kehausan.” Jawabnya.

“Mari kita berdoa kepada Allah agar Dia memberi kita naungan mendung hingga kita masuk desa.” Pinta sang orang sholeh.

“Aku sama sekali tidak punya amal kebajikan.” Jawab di tukang jagal.

“Aku yang berdoa, kamu mengamini saja,” tegas si orang sholeh.

Utusan itu berdoa sedang si tukang jagal mengamininya. Mendung datang menaungi mereka hingga mereka masuk desa. Si tukang jagal berjalan menuju rumahnya dan mendung terus mengikutinya.

Si orang sholeh kembali dan berkata kepadanya, “Tadi kamu mengatakan bahwa kamu sama sekali tidak punya amal kebajikan sehingga akulah yang berdoa sedang kamu cuma mengamini, lalu mendung menaungi kita kemudian ia mengikutimu. Tolong ceritakan apa yang telah terjadi denganmu!” Si tukang jagal pun menceritakan pertemuannya dengan budak perempuan yang dicintainya hingga membawanya bertaubat.

“Orang yang taubat kepada Allah mendapatkan suatu kedudukan yang kedudukannya itu tidak akan dapat diperoleh oleh siapa pun.” Ujar si orang sholeh. (syahida.com/anw)

 

Sumber : Kitab At-Tawwabin, Menuju Surga-Mu

Share this post

PinIt
scroll to top