Inilah Kerusakan yang Diperbuat Dajjal

Ilustrasi. (Foto : rinagu.com)

Ilustrasi. (Foto : rinagu.com)

Syahida.com – Kerusakan-kerusakan yang telah diperbuat oleh Dajjal dalam bahasa agama sering diistilahkan dengan kata fitnah Dajjal. Berbagai fitnah yang telah diperbuat oleh Dajjal adalah yang terbesar dan terdahsyat sepanjang perjalanan sejarah kehidupan manusia, yaitu sejak diciptakan Adam Alaihissalam sebagai manusia pertama. Fitnah-fitnah dan kerusakan-kerusakan tersebut memasuki semua lini kehidupan manusia. Bila dalam bentuk kerusakan fisik, bahkan yang lebih bahaya lagi adalah kerusakan mental yang aksesnya mengarah kepada penggerogotan terhadap nilai-nilai agama budaya, politik dan hukum.

Dajjal memiliki sejuta potensi untuk merusak tatanan kehidupan agama dengan cara memutarbalikkan fakta kebenaran agama dengan semaunya, sehingga akibatnya banyak orang yang bertendensi berkiblat hanya kepadanya. Dalam masalah berkeyakinan dan berakidah ia selalu dijadikan sebagai bahan rujukan oleh kebanyakan orang pada saat itu. kebenaran hanya menjadi bayang-bayang fatamorgana bagi umat manusia yang hidup di zamannya. Manusia sepertinya sudah tidak lagi bisa membedakan mana yang benar dan mana yang salah. Realita yang ada adalah suatu kebenaran yang terbalik dan bertolak belakang. Hal tersebut berarti kebenaran adalah suatu kesalahan dan kesalahan adalah suatu kebenaran yang hakiki.

Dajjal mampu meyakinkan banyak manusia kalau ditangannyalah tergenggam berbagai kekuasaan. Ilusi yang dibuatnya telah mampu membuaikan alam pikiran manusia. Ia juga dapat menciptakan fenomena surga dan neraka. Padahal manakala orang memilih surganya Dajjal maka sesungguhnya pilihannya itu adalah neraka. Dan sebaliknya, manakala orang memilih neraka, maka itulah sebenarnya surga. Dajjal juga menurunkan hujan, menumbuhkan berbagai tanaman, mengeringkan lautan, membelah bumi, mengatur cuaca dan arah angin, menghidupkan yang mati, dan lain sebagainya yang kesemuanya itu merupakan ujian nyata buat seluruh umat manusia yang hidup di akhir zaman nanti.

Akan terjadinya berbagai fitnah Dajjal itu bukanlah sekadar prediksi, akan tetapi hal tersebut merupakan suatu realita nyata yang kebenaran realisasinya didukung kuat oleh nash hadist dan Al-Qur’an. Untuk lebih jelasnya, hal tersebut dapat digambarkan di dalam nash sebagai berikut:

Diriwayatkan dari Huzaifah radhiyallahu anhu, Rasulullah Shallallahu ”Alaihi wa Sallam bersabda:

“Dajjal itu buta mata sebelah kanannya, keriting rambutnya, ia memiliki gambaran ilusi surga dan neraka, yang sebenarnya adalah neraka dan surga.” (HR. Muslim).

Diriwayatkan dari Nuwas bin Sam’ar ra, bahwa para sahabat bertanya kepada Rasulullah Shallallahu ”Alaihi wa Sallam:

“Wahai Rasulullah berapa lamakah Dajjal hidup di dunia?” Beliau Shallallahu ”Alaihi wa Sallam menjawab: “Selama empat puluh hari (yang hitungan harinya adalah sebagai berikut). Hari pertama lamanya seperti setahun, hari kedua lamanya seperti sebulan, hari ketiga lamanya seperti seminggu, dan hari-hari berikutnya seperti biasa kalian (seperti saat sekarang).” Kemudian para sahabat bertanya lagi: “Bagaimanakah kecepatan Dajjal dalam mengarungi dunia?” Beliau Shallallahu ”Alaihi wa Sallam menjawab: “Kecepatannya laksana turunnya hujan yang dihantar oleh angin. Ia (Dajjal) datang kepada setiap kaum lalu mengajak mereka untuk mengikuti dakwahnya, lalu kebanyakan orang lebih cenderung percaya kepadanya. Mereka menerima ajakan dakwahnya, kemudian menjadi pengikut setianya. Dajjal dapat menurunkan hujan dan menumbuhkan berbagai tanaman. Binatang ternak berkembang biak dengan begitu pesatnya.” [Syahida.com]

Sumber: Buku Kiamat

Share this post

PinIt
scroll to top