Orang-Orang Beriman Mendapat Persahabatan dan Cinta dari Para Malaikat

Ilustrasi. (Foto: health.liputan6.com)

Ilustrasi. (Foto: health.liputan6.com)

Syahida.com – Allah menugaskan para malaikat untuk melimpahkan rasa aman dan tentram ke dalam hati orang-orang beriman, menyampaikan kabar gembira tentang surga kepada mereka, serta loyal kepada mereka di dalam kehidupan di dunia dan di akhirat. Allah SWT berfirman:

إِنَّ الَّذِينَ قَالُوا رَبُّنَا اللَّـهُ ثُمَّ اسْتَقَامُوا تَتَنَزَّلُ عَلَيْهِمُ الْمَلَائِكَةُ أَلَّا تَخَافُوا وَلَا تَحْزَنُوا وَأَبْشِرُوا بِالْجَنَّةِ الَّتِي كُنتُمْ تُوعَدُونَ ﴿٣٠﴾نَحْنُ أَوْلِيَاؤُكُمْ فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَفِي الْآخِرَةِ ۖ وَلَكُمْ فِيهَا مَا تَشْتَهِي أَنفُسُكُمْ وَلَكُمْ فِيهَا مَا تَدَّعُونَ ﴿٣١﴾ نُزُلًا مِّنْ غَفُورٍ رَّحِيمٍ ﴿٣٢

“Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: “Tuhan kami ialah Allah” kemudian mereka meneguhkan pendirian mereka, maka malaikat akan turun kepada mereka dengan mengatakan: “Janganlah kamu takut dan janganlah merasa sedih; dan gembirakanlah mereka dengan jannah yang telah dijanjikan Allah kepadamu”. Kamilah pelindung-pelindungmu dalam kehidupan dunia dan akhirat; di dalamnya kamu memperoleh apa yang kamu inginkan dan memperoleh (pula) di dalamnya apa yang kamu minta. Sebagai hidangan (bagimu) dari Tuhan Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. Fushshilat: 30-32)

Konsistensi pada perkataan “ Tuhan kami adalah Allah”.. konsisten padanya dengan sebenarnya dan menurut hakikatnya; konsisten padanya dengan perasaan di dalam hati nurani dan perilaku dalam kehidupan; konsisten padanya dan sabar terhadap beban-beban kewajibannya..konsisten yang demikian ini tidak diragukan merupakan perkara besar dan sulit. Karena itu, ia berhak mendapatkan nikmat yang besar di sisi Allah, persahabatan dengan para malaikat, loyalitas, dan cinta mereka.

Inilah yang tampak jelas dari penuturan Allah tentang mereka. Para malaikat itu berkata kepada wali-wali mereka yang beriman: Janganlah kalian takut, dan janganlah kalian bersedih hati. Bergembiralah dengan surga yang dijanjikan kepada kalian. Kami adalah pelindung-pelindung kalian di dalam kehidupan dunia dan di akhirat.

Kemudian para malaikat itu menggambarkan surga yang dijanjikan kepada mereka layaknya penggambaran dari seorang teman kepada temannya, yang diketahuinya bahwa ia senang mengetahui dan melihat keberuntungannya yang menunggu: di dalamnya kamu peroleh apa yang kamu inginkan dan memperoleh (pula) di dalamnya apa yang kamu minta. Mereka menambahkannya menjadi lebih indah dan mulia. Sebagai hidangan (bagimu) dari Tuhan yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

Jadi, Allah menurunkan nikmat itu dari sisi-Nya untuk kalian dengan ampunan dan rahmat-Nya. Adakah nikmat yang lebih besar dari nikmat ini? [Syahida.com/ANW]

==

Sumber: Kitab Tafsir Fi-Zhilalil Qur’an Di Bawah Naungan Al Qur’an (Jilid 10), Karya: Sayyid Quthb, Penerjemah: M.Misbah, Aunur Rafiq Shaleh Tamhid, Lc., Penerbit: Robbani Press

Share this post

PinIt
scroll to top